Jumat, 04 September 2015

Kekuatan itu yang telah menyatukan kita berdua


Kita memiliki banyak perbedaan dan sangat minim persamaan. Perbedaan yang mencolok dari kita berdua adalah jarak umur yang sangat jauh, memang itu bukan menjadi alasan utama untuk ku, tetapi itu menjadi alasan yang pertama yang nyata terlihat untuk kedua orang tuaku mengingat aku masih duduk dibangku sekolah menengah atas(SMA). Awal aku melihatmu kau bukan orang yang menurutku romantis dan serius, mengingat pakaian yang kau kenakan disaat aku pertama kali melihatmu. Begitu bodoh dan sama sekali tidak menarik.
Itulah yang ada dipikiranku, dan aku tidak tau menahu apa yang ada dipikiranmu tentang bagaimana kau pertama kali melihatku sebagai seorang wanita, terlebih lagi seorang anak ABG SMA. Walau begitu Aku menyukai saat-saat pertama kali melihatmu, menurutku kau seorang yang kukuh dan tegas, kau tidak takut dengan tantangan.
Aku bahagia karena waktu mempertemukan kita kembali di satu kesempatan, aku masih menghapal jelas wajahmu dimemoriku karena aku sebenarnya menunggu-nunggu saat itu, saat kapan dan dimana kita dipertemukan kembali. Ternyata kau adalah seorang yang pekerja keras, kau memang bukan anak kuliahan atau apalah itu namanya. Pertemuan kedua ini memakan waktu yang lebih lama untuk melihatmu, kita satu organisasi dan kita satu “halaman”, kau ternyata senior yang diberi tugas untuk mengajari kami tentang alam. Selama sepekan kita bersama belajar tentang alam, kau hebat kau berani dan kau kuat, aku menyukaimu!!
Aku melakukan banyak hal dialam bersamamu, disampingmu. Aku bahagia dengan semua yang kau lakukan untuk kami para junior terutama untukku, kita pun mulai dekat dan akrab masih sebatas teman cerita, teman curhat, teman tertawa, teman menangis, dan hingga membuat kita sebagai kedua orang teman ini menjadi lebih mengenal karakter satu sama lain, yang pada akhirnya berujung pada kejujuran hati masing-masing.
18 tahun umurku dan 25 tahun umurmu, perbedaan umur yang cukup jauh menurutku. Bersamamu aku bahagia, kita selalu adventure bersama dialam. Hampir setahun kita menjalani hubungan ini, dan pun aku menyelesaikan SMA-ku. Sebelum aku menyelesaikan sekolah ku di SMA kau datang kerumahku bertemu dengan kedua orang tuaku, ntah apa yang kalian perbincangkan diruang tamu aku tak tau dan sama sekali tak mendengarnya dari dalam kamar. Tetapi mulai saat itu kau tak pernah tampak lagi dihadapanku, tak ada keberanianku untuk menanyakan kepada kedua orang tuaku tentang apa yang kalian perbincangkan, aku hanya mencoba berpikiran positif. Dua bulan kau tak ada kabar sama sekali, bahkan di social media kau tak pernah muncul dan aku pun sama sekali tak bisa melihatmu dimanapun. Kelulusan yang kudapatpun hasilnya bukan hasil yang kuinginkan, ntah mengapa aku sangat-sangat tidak focus selama kau jauh dariku, terlebih lagi tak ada kabar darimu yang kudengar.
Setahun berlalu, setelah aku sampai pada titik kepenatanku mencarimu, kita dipertemukan kembali. Tetapi pertemuan ini bukan dalam proses pencarianku selama ini. kau yang datang padaku kembali membawa cinta itu, kau benar-benar telah hadir kembali keduniaku, kau ada dihadapanku! Kau menceritakan semua apa yang sebenarnya terjadi selama setahun lebih ini kau menghilang, orang tuaku bukan memberikan misi untukmu tetapi mereka ingin anak perempuan satu-satunya mereka mendapatkan yang nantinya akan menjadi selamanya untuk laki-laki yang benar-benar percaya pada dirinya dia mampu dan dia PANTAS, yang mampu datang kembali dan menemui kedua orang tuaku dengan janjinya. Dari semua yang kau ceritakan padaku, satu kalimat yang membuatku benar yakin nyaman berada disisimu, yaitu bahwa “aku bukan menghilang selama ini, aku menjagamu selama ini berada dekat disisiku, menjagamu,menjagamu, dan menjagamu untuk meyakinkan kepada diriku sendiri kalau aku benar-benar pantas untukmu, dan kau juga pantas menjadi sosok seorang perempuan untuk melengkapi hidupku hingga saatnya nanti, melihat ketulusan dan kepercayaanmu kepadamu bahwa aku akan kembali lagi untukmu, itulah yang Tuhan bisikkan kepadaku untuk harus dan benar memilihmu.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar